Terjemahan :
Dan ketiga kitab AL-FARAIDH artinya kitab pada menyatakan hukum membagikan harta peninggalan orang mati (warisan) karangan SYEKH ABDURROUF ALFANSHURI Tsumma Al asyie (semoga ALLAH merahmatinya dan memberikan keluasan ilmunya bagi kita, amin
Penjelasan :
Kitab Kifayatul Ghulam berisi kajian tentang rukun Islam mazhab Syafi'i (rukun Islam yang lima), dari jenis najis, tata cara bersuci, shalat dalam segala kondisi, rukun, kewajiban, sunnah, makruh dan larangan, semua rincian membayar zakat, dan membahas puasa, haji, umrah dan pernikahan. Semua ini diteliti secara ringkas. Karya ini ditulis dalam bahasa Melayu dengan aksara Arab. Edisi PDF yang dikeluarkan oleh Penerbit Pattani Thailand.
Dalam Kitap ini Juga termuat Kitabul Faraidh (total 14 halaman) karya Syekh Abdul Rauf Singkel ). Yang ditulis dalam aksara Melayu-Arab (Jawi).
Berikut profil SYEKH ABDURROUF ALFANSHURI AL ASYIE
KELAHIRAN
Aminuddin Abdul Rauf bin Ali Al-Jawi Tsumal Fansuri As-Singkili atau yang kerap disapa dengan panggilan Syekh Abdurrauf Singkil lahir pada tahun 1024 H atau bertepatan pada tahun 1615 M, di Singkil, Aceh.
Menurut riwayat masyarakat, keluarganya berasal dari Persia atau Arabia, yang datang dan menetap di Singkil, Aceh, pada akhir abad ke-13.
WAFAT
Syekh Abdurrauf Singkil meninggal dunia pada tahun 1105 H atau bertepatan pada pada tahun 1693, dalam usia 73 tahun. Jenazah beliau dimakamkan di samping masjid yang dibangunnya di Kuala Aceh, desa Deyah Raya Kecamatan Kuala, sekitar 5 Km dari Banda Aceh.
English :
The book Kifayatul Ghulam contains a study of the pillars of Islam according to the Shafi'i school of thought (the five pillars of Islam), covering types of impurities (najis), purification procedures, prayer under all conditions—including its pillars, mandatory acts, Sunnahs, disliked actions (makruh), and prohibitions—as well as comprehensive details on paying zakat, fasting, Hajj, Umrah, and marriage. All of these subjects are examined concisely. This work was written in the Malay language using the Jawi (Arabic) script, with the PDF edition released by a publisher in Pattani, Thailand.
This book also includes Kitabul Faraidh (totaling 14 pages), a work by Sheikh Abdul Rauf Singkel, written in the Malay-Arabic (Jawi) script. Here is the profile of SHEIKH ABDURRAUF AL-FANSURI AL-ASYI:
BIRTH Aminuddin Abdul Rauf bin Ali Al-Jawi Tsumal Fansuri As-Singkili, more commonly known as Sheikh Abdurrauf Singkil, was born in the year 1024 AH (corresponding to 1615 CE) in Singkil, Aceh. According to local oral history, his family originated from Persia or Arabia, having arrived and settled in Singkil, Aceh, during the late 13th century.
PASS A WAY Sheikh Abdurrauf Singkil passed away in the year 1105 AH (corresponding to 1693 CE) at the age of 73. His remains were laid to rest next to the mosque he built in Kuala Aceh, in the village of Deyah Raya, Kuala District, approximately 5 kilometers from Banda Aceh.
Catatan:
Sejarah tentang syiah kuala sangat panjang dan sangat terkenal. makam beliau satu-satunya yang masih di lestarikan serta kuran yang karamah yang di kunjungi oleh banyak penziarah serta silsilah keilmuan dan keturunan belaiu masih terpeliharan sampai sekarang. dulu semasa di kampung. makam beliau menjadi tempat favorit kami untuk berzikir dan menghabiskan waktu disana.

Post a Comment