Terjemahan :
Dan yang kedua kitab AL-BUYU' artınya kitab pada menyatakan hukum berniaga, sah dan batalnya berniaga.
Penjelasan :
Kitab Kifayatul Ghulam berisi kajian tentang rukun Islam mazhab Syafi'i (rukun Islam yang lima), dari jenis najis, tata cara bersuci, shalat dalam segala kondisi, rukun, kewajiban, sunnah, makruh dan larangan, semua rincian membayar zakat, dan membahas puasa, haji, umrah dan pernikahan. Semua ini diteliti secara ringkas. Karya ini ditulis dalam bahasa Melayu dengan aksara Arab. Edisi PDF yang dikeluarkan oleh Penerbit Pattani Thailand
Dalam Kitap ini termuat juga Kitabul Buyu' yang merupakan karya penulis anonim yang tidak tersebut nama dalam setiap naskah cetakan , kitap ini hanya dua halaman yang terangkum dalam lanjutan kitap kifayatul ghulam , akan tetapi dulu semasa kami sering ke perpustakaan daerah dan mesium di kuta raja.
Banyak catatan dan cerita Bahwa kitap ini di tulis oleh syech ismail matang kanu. kami beranggapan bahwa penulis KIFAYATUL GHULAM wabil khusus KITAP AL-BUYU' adalah kitap karangan ulama aceh ini juga di kuatkan oleh beberapa bukti manuskrip yang menjadi rujukan penulis dan cendikiawan muslim di aceh bahkan setingkat akademisi pun masih beranggapan bahwa Syech ismail adalah ulama dari matang kanu , aceh jaya.
English :
The book Kifayatul Ghulam contains a study of the pillars of Islam according to the Shafi'i school of thought (the five pillars of Islam), covering types of impurities (najis), purification procedures, prayer under all conditions—including its pillars, mandatory acts, Sunnahs, disliked actions (makruh), and prohibitions—as well as comprehensive details on paying zakat, fasting, Hajj, Umrah, and marriage. All of these subjects are examined concisely. This work was written in the Malay language using the Jawi (Arabic) script, with the PDF edition released by a publisher in Pattani, Thailand.
This book also features Kitabul Buyu' (The Book of Commerce), a work by an anonymous author whose name is not mentioned in any printed manuscript. This particular book spans only two pages, compiled as a continuation of Kifayatul Ghulam. However, back when we frequently visited the regional library and museum in Kuta Raja (Banda Aceh), we encountered numerous records and accounts suggesting that this book was written by Sheikh Ismail of Matang Kanu.
Therefore, we believe that the author of Kifayatul Ghulam, and specifically Kitabul Buyu', is indeed this Acehnese scholar. This premise is further supported by several manuscript evidences that serve as references for Muslim scholars and intellectuals in Aceh. In fact, even contemporary academics still maintain the view that Sheikh Ismail was a scholar from Matang Kanu, Aceh Jaya.
Catatan :
Dalam catatan kitap , Penulis Kitap Al - Buyu' tidak tertera namanya. penulisnya hamba Allah , namun ada versi lain yang kami terima bahwa syech Ismail penulis kitap Kifayatul Ghulam berasal dari matang kanu - Aceh Jaya berdasarkan manuskrip dan beberapa sumber penulis dari perpustakan aceh. oleh karena itu untuk menghormati pendapat dan otentik sejarah kami menghadirkan profil Syech Ismail Matang Kanu dan keakuratan sejarah tidak bisa kami Hadirkan. keberan hanya pada Allah semata. sedangkan kita hanya melestarikan sejarah bila ini benar semoga allah membalas pahala dan bila ini salah semoga Allah mengampuni dausa kita yang jelas kita tidak ingin berdusta dan membohongi sejarah yang kita tuangkan hanya fakta dari cerita.

Post a Comment