Terjemahan :

Inilah kitab KIFAYATUL GHULAM yang menjelaskan tentang Rukun Islam dan Syarat-syaratnya. Artinya ini kitab yang memadai bagi budak (orang) yang baru belajar. Ini kitab pada menyatakan rukun Islam yang lima dan syaratnya karangan MAULANA WA QUDWATUNA SYEKH ISMAIL ALMINANGKABAWI (semoga ALLAH merahmatinya dan memberikan keluasan ilmunya bagi kita, amin)

Dan yang kedua kitab AL-BUYU' artınya kitab pada menyatakan hukum berniaga, sah dan batalnya berniaga.


Dan ketiga kitab AL-FARAIDH artinya kitab pada menyatakan hukum membagikan harta peninggalan orang mati (warisan) karangan SYEKH ABDURROUF ALFANSHURI Tsumma Al asyie (semoga ALLAH merahmatinya dan memberikan keluasan ilmunya bagi kita, amin


Penjelasan :

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami memulai menulis terjemahan kitap ini dari bahasa jawi kedalam Bahasa Indonesia dan sedikit kesimpulan dari pengajian jumatan yang kami laksanakan untuk mengulang kembali hukum-hukum dan ketentuan dalam syariat islam. 

Alhamdulillah. pengajian yang kami laksanakan di Meunasah aceh amerika yang bertempat di harrisburg - Pennsylvania sudah khatam di mulai dari rumah ke rumah serta di Gas Station serta warung kopi amerika. dari kumunitas ureng tuha sampai ke rangkang beut amerika sampai berdiri meunasah Aceh Amerika. semua berkat dari rahmat Allah sedang bagi kami tiada kemampuan untuk menggapainya. 

pelan namun pesti berkat istiqamah dan doa dari semua masyarakat serta usaha dan diskusi setiap selsai pengajian dan tekat kuat dari masyarakat sekarang sudah berdiri mengah meunasah Aceh Amerika sekaligus kita namakan Mesjid Al Asyi. dan selsailah pengajian kitap Kifayatul glumam ini pada hari peresmian meunasah aceh amerika. 

English :

By saying Bismillahirrahmanirrahim (In the name of Allah, the Most Gracious, the Most Merciful), we begin translating this Kitap from the Jawi language into Indonesian, along with a brief summary of the Friday study sessions we held to review the laws and provisions of Islamic Sharia.

Alhamdulillah (Praise be to Allah). The study sessions we conducted at the Meunasah Aceh America—located in Harrisburg, Pennsylvania—have now been completed. This journey started from house to house, gas stations, and American coffee shops, growing from a community of elders to the Rangkang Beut (study circles) America, until the Meunasah Aceh America was finally established. It is all by the grace and mercy of Allah, as we possess no power of our own to achieve it.

Slowly but surely, thanks to steadfastness (istiqamah), the prayers of the community, the collective efforts and discussions held after every session, and the strong determination of the people, the Meunasah Aceh America now stands proudly, which we have also named the Al Asyi Mosque. Concurrently, the study of the book Kifayatul Ghulam was officially completed on the inauguration day of the Meunasah Aceh America.

Catatan :

Dengan mengharap Ridha Allah, Kami menulis sedikit sejarah terjemahan kitap ini. tanpa tujuan mengklim dan mengambil keutungan dari sukses yang di capai masyarakat aceh Amerika. bila nanti masyarakat tersinggung dan merasa kami mengambil jasa dan keuntungan dari sejarah terjemahan ini. allah yang maha tau , baik dan buruk. Allah saja yang membalas dan kami meminta maaf karena telah membawa kesuksesan masyrakat aceh amerika dalam karya kami.


Post a Comment

Previous Post Next Post